Jembatan Penghubung Tiga Desa di Kecamatan Dendang Memprihatinkan

Senin, 15 Februari 2016 | 00:36:19 WIB | Dibaca: 227 Kali



Jembatan Buaya yang merupakan jembatan penghubung tiga Desa yang terletak di Desa Catur Rahayu Kecamatan Dendan kondisinya kian memprihatinkan.

MUARASABAK - Jembatan Buaya yang merupakan jembatan penghubung tiga Desa yang terletak di Desa Catur Rahayu Kecamatan Dendan kondisinya kian memprihatinkan. Pasalnya tiang penyangga penghubung jembatan amblas, ditambah lagi dengan lantai yang terbuat besi lepas dari gelegar. Tia, warga asal Kecamatan Dendang mengeluhkan kondisi jembatan.
"Apalagi jembatan kerap dilalui truk PS pengangkut sawit warga," terangnya kemarin (27/1).

Disamping truk PS bermuatan sawit, pada malam hari jembatan juga sering dilalui kendaraan alat berat. Sehingga badan jalan jembatan dan penyangga jembatan pun mengalami kerusakan yang semakin parah.

"Padahal jembatan ini adalah jembatan utama menuju ke Kecamatan Dendang," jelasnya.

Sempat jembatan ini amblas, lanjutnya, maka akses menuju ke Kecamatan Dendang, maupun warga Kecamatan Dendang yang ingin menuju Kecamatan Sabak Barat, maka akses tersebut sudah dipastikan terputus.

"Apalagi jembatan ini lalu lintas bagi para pedagang dipasar kalangan," keluhnya.

Terpisah, Pjs Kades Desa Catur Rahayu, Amat Bahrudin mengatakan, terkait kerusakan jembatan Buaya tersebut, pihaknya akan melaporkan ke Dinas Pekejaan Umum Tanjabtim.
"Kami minta carikan solusinya. Apa akan diperbaiki secara permanen ataupun dengan menggunakan dana tanggap darurat," jelas Pjs Kades.

Dikatakannya, untuk perbaikan jembatan Buaya itu juga akan diusulkan melalui Musrenbang tingkat Desa nanti. Mengingat kerusakan jembatan yang sudah parah.
"Mudah-mudahan bisa cepat diperbaiki," tuntasnya. 

Sumber: jambiekspresnews.com