Kecamatan Sadu Minim Batas Desa

Senin, 15 Februari 2016 | 00:37:19 WIB | Dibaca: 272 Kali


MUARASABAK - Dari sebelas Kecamatan di Tanjabtim, ternyata hanya Kecamatan Sadu yang masih belum memiliki batas Desa. Penyebab belum memiliki batas Desa karena desa-desa di Kecamatan Sadu berbatasan langsung dengan Taman Nasional Berbak (TNB). ‘’Sehingga belum dilakukan penetapan batas Desa secara permanen, jadi belum ada batas pasti desa-desa di Kecamatan Sadu," terang Kepala BPMPDK Tanjabtim, Junaidi Rahmat.

Dalam penetapan batas Desa yang berbatasan langsung dengan TNB, lanjutnya, harus berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup, tidak bisa hanya berkoordinasi dengan balai yang membawahi TNB saja. "Kami sudah lama menyurati Kementerian Lingkungan Hidup, tapi belum ada tanggapan sampai saat ini," jelasnya.

Dia menganggap, karena hanya permasalahan batas Desa saja, lalu dianggap sepele oleh pihak Kementerian Lingkungan Hidup. Padahal batas Desa juga penting untuk mengetahui wilayah teritorial Desa.
"Mungkin saja permasalahan batas Desa tidak sebesar permasalahan batas Kabupaten, jadi tidak terlalu ditanggapi pihak Kementerian Lingkungan Hidup," paparnya.

Sementara untuk wilayah batas Desa disepuluh Kecamatan lain, dianggapnya sudah tidak ada permasalahan. Terlebih untuk desa-desa transmigrasi, yang memang dari awal berdirinya Desa telah memiliki batas Desa. "Dari awal desa-desa transmigrasi sudah ada penetapan. Kami pun tidak perlu lagi membuat batas Desa," terangnya.

Namun untuk Desa yang berbatasan dengan TNB dan Desa eks transmigrasi dengan Desa induk, inilah yang memiliki permasalahan batas Desa, dan harus cepat diselesaikan batas-batas desanya.
"Seperti di Kecamatan Sabak Barat, batas Kelurahan belum ada pemetaan sama sekali," bebernya.
Kecamatan Dendang dan Kecamatan Rantau Rasau, kata Junaidi, merupakan Kecamatan yang memiliki Desa transmigrasi. Dua Kecamatan ini pun tidak perlu lagi dicari batas Desa. "Kalau pun ada permasalahan batas Desa didua Kecamatan ini, masih bisa dicarikan titik temu antar kedua Desa yang berkonflik mengenai batas Desa," tandasnya.

Sumber: jambiekspresnews.com